
Sudah satu tahun, sejak terakhir memposting Blog ini, bersamaan dengan hari besar ummat islam "LEBARAN".
Lebaran tahun lalu perjalanan kami sekeluarga adalah ke kota kelahiran saya Palembang, sedangkan tahun ini adalah ke kota Sidoarjo, tempat tinggal orang tua istri. Begitu setiap tahunnya, berganti-gantian suasana lebarannya, artinya 2 tahun sekali minimal saya dan istri saya kembali kekota asalnya. Namun tidak menutup kemugkinan lebih dari satu kali apabila memang kondisinya mangharuskan.
Kali ini lebaran tahun ini adalah ke Sidoarjo. Adalah rutinitas 2 tahunan untuk datang kekota asal kami. Namun ada sedikit perbedaan lebaran tahun ini, sebelumnya kami sekeluarga besar apabila lebaran kali ini kami berencana untuk meneruskan perjalannan kami lebih jauh lagi ke arah timur yaitu mendatangi kota Madura.
Kota ini baru pertama kalinya saya datangi, itupun dikarenakan ingin mencoba merasakan jembatan SURAMADU, yang kononnya jembatan yang di rancang dan dibuat oleh bangsa sendiri. Jembatan yang jarak bentang antara pulau Jawa dan Madura sepanjang +/- 5 Km.
Perjalanan kali ini diawali dengan macet yang cukup lama dan melelahkan sejak memasuki tol Cikampek yang dialihkan melalui kota Subang. Hari ini adalah 2 hari mejelang hari-H. Lama perjalanan kali ini memakan waktu 34 Jam!!, yang mana dihari biasa bisa ditempuh selama 18 Jam saja.
Tidak lama selesai sholat kami bersiap-siap untuk berangkat ke Madura. Jam 10 pagi kami berangkat dengan 2 kendaraan, karena adik ipar dan suami serta 2 keponakan juga turut serta, tidak ketinggalan kedua orang tua istri.
Perjalanan kami melalui jalan Surabaya langsung menuju arah Gresik. Namun sebelum kami menyeberang ke Madura, kami sekeluarga sholat jumat terlebih dahulu karena lebaran kali ini jatuh di hari jumat. Sehabis sholat sebelum melanjutkan perjalanan kami makan siang terlebih dahulu di rumah makan Special Soto Kudus, hemmmm nikmat dan kenyang sudah perut kami dan siap melanjutkan perjalanan lagi.
Tidak perlu waktu yang lama kami sudah memasuki jalur menuju jembatan Suramadu, diawali dengan membayar tol sebesar Rp 30.000 ,-.
Biasanya setelah membayar tiket tol, kendaraan dipacu dengan cepat tapi tidak kali ini, kendaraan melaju lambat dan sedikit menepi dari jalur utamanya karena untuk pertama kalinya kami mencoba langsung. Smbil melihat-lihat konstuksi jembatan dan juga pemandangan segitarnya dan lupa juga mengambil beberpa gambar buat kenang-kenangan.

Perjalanan ke Madura cuaca siang ini diiringi dengan mendung dan selama 1/2 perjalanan kami diiringi oleh hujan yang cukup deras. Dengan memakan waktu selama 3,5 jam kami sampai di kota tujuan di madura yaitu kota Sumenep. Di kota ini kami berencana menginap semalam dan besok pagi baru memulai menikmati kota dan pantai yang dikenal dengan pantai Selopengnya.
Karena hari sudah sore kami langsung istirahat di hotel C1, hotel yang cukup nyaman untuk istirahat malam itu dan cukup murah.
Sehabis istirahat semalam, pagi ini kami langsung jalan-jalan berserta keluarga menuju pantai Selopeng. Pantai yang memiliki pasir putih dan laut yang tenang serta jernih sampai kita dapat melihat dasarnya.